Sunday, May 19, 2013

Macam-macam Artikel


Edisi Senin, 13 Februari 2012

Kandungan zat gizi madu

Zat gizi utama pada madu adalah gula dalam bentuk glukosa dan fruktosa. Proporsi glukosa dan fruktosa pada berbeda-beda tergantung pada konsistensi dan sumber nektar yang digunakan. Komposisi rata-rata madu menurut National Honer Board, Colorado, AS adalah 17,1% air, 82,4% karbohidrat, dan 0,5% protein, asam amino, vitamin, dan mineral. Kandungan karbohidrat yang terbanyak adalah fruktosa (38,5%) dan glukosa (31%). Sisanya terbentuk dari maltosa, sukrosa, dan gula-gula lain. Kandungan gula tersebut membuat madu berasa manis.

Manfaat madu untuk kecantikan...
§  Zat antiperadangan dan peranannya sebagai antiseptik alami berguna untuk mengatasi jerawat. 
§  Menjaga kehalusan dan kekenyalan kulit.
§  Sebagai antioksidan dan antiradikal bebas yang dapat mencegah proses penuaan akibat sinar matahari dan polusi. 
§  Kandungan vitamin dan mineral dalam madu berperan dalam memberikan nutrisi dan mencegah kerontokan pada rambut.

§  Glukosa yang dikandungnya berperan sebagai sumber tenaga bagi jantung untuk melakukan aktivitasnya. 
§  Kandungan mineralnya dapat mengurangi derajat keasaman dan membantu mencegah pendarahan lambung.
§  Glukosa yang dikandungnya dibutuhkan tubuh dalam melakukan berbagai aktivitas.Madu bisa mengurangi terbentuknya plak pada gigi dan jumlah asam yang diproduksi mulut. 
§  Madu sebagai antiseptik alami, dapat menghambat pertumbuhan dan perkembangan bakteri serta bersifat asam sehingga patogen tidak dapat bertahan

Madu memiliki manfaat yang sangat banyak bagi kesehatan manusia, disamping itu madu juga sering diambil sebagai obat. Kali ini akan dipaparkan khasiat atau mamfaat madu bagi kesehatan dan kecantikan. Madu merupakan cairan berasa manis yang dihasilkan oleh lebah dari nektar bunga.
            Dikutip dari
Edisi Minggu, tanggal 13 November 2011

Tak Cepat Ngantuk dengan Sarapan Putih Telur.

Jika Anda sering mengantuk menjelang makan siang, mungkin sarapan yang Anda makan salah. Cobalah ganti menu sarapan dengan telur rebus terutama bagian putih telur. Protein yang terkandung didalamnya membantu Anda tetap terjaga dan merasa waspada. Para ilmuwan telah menemukan bahwa protein telur, khususnya yang ditemukan pada bagian putih telur, dapat membantu orang tetap terjaga dan merasa waspada, sehingga tidak mudah mengantuk saat beraktivitas.Protein pada putih telur lebih efektif ketimbang karbohidrat yang ditemukan dalam cokelat, biskuit atau permen yang sering diandalkan untuk meningkatkan energi dengan cepat.
Peneliti Cambridge University mempelajari bagaimana nutrisi mempengaruhi sel-sel otak yang membuat orang tetap terjaga dan membantu membakar kalori.
Suatu campuran yang mirip dengan kandungan protein putih telur mengaktifkan sel-sel otak, sehingga memicu pelepasan stimulan orexin. Sedangkan gula justru memblokir pelepasan orexin, sehingga makan gula akan membuat orang mudah mengantuk.
Hormon orexin merupakan hormon yang diproduksi di otak. Kekurangan hormon orexin sering ditemui pada penderita narcolepsia, yakni rasa kantuk berlebihan di siang hari yang kadang-kadang memicu serangan tidur yang tidak terkendali. Pelepasan hormon orexin akan mengurangi rasa kantuk dan membuat orang lebih terjaga.

http://3.bp.blogspot.com/-ZM-l--_3RgY/Tsjuefx06tI/AAAAAAAAArI/jE7AMoc-KhI/s1600/telur.jpg

"Yang menarik adalah bagaimana memiliki cara rasional untuk 'tune' sel-sel otak menjadi lebih atau kurang aktif dengan memutuskan apa makanan yang akan dimakan. Penelitian menunjukkan bahwa jika Anda memiliki pilihan antara selai di roti bakar atau putih telur di atas roti panggang, maka pilihlah yang kedua (putih telur di atas roti panggang)," jelas Dr Denis Burdakov, peneliti dari Cambridge University, seperti dilansir Dailymail, Jumat (18/11/2011).
Bahkan meskipun dua pilihan tersebut berisi jumlah kalori yang sama, putih telur yang memiliki protein lebih akan memerintahkan tubuh untuk membakar kalori lebih banyak dari yang dikonsumsi

Dikutip dari
Edisi Minggu, 13 November 2011
Mencegah Kerusakan Jantung dengan Makan Sambal Bawang.
Banyak orang tidak suka makan sambal bawang karena aromanya bikin bau napas tidak sedap. Namun di balik baunya yang menyengat, bawang putih sangat berkhasiat untuk mencegah kerusakan sel-sel jantung akibat penyumbatan pembuluh darah.

Bawang putih yang sering dipakai sebagai bumbu masak maupun campuran sambal bawang mengandung senyawa bernama dialilsulfat. Dalam sebuah penelitian, senyawa tersebut terbukti mampu melepaskan gas hidrogen sulfida yang berguna untuk melindungi sel-sel jantung.

Hidrogen sulfida sudah lama diketahui bisa melindungi jantung, namun pemanfaatannya tidak praktis karena harus diberikan melalui suntikan. Kandungan dialilsulfat dalam bawang putih memberikan harapan bahwa gas hidrogen sulfida bisa diberikan dengan lebih praktis, yakni dengan cara ditelan.

"Kami telah melakukan penelitian untuk menemukan sebuah obat yang bisa melepaskan hidrogen sulfida lewat rute oral (ditelan) sehingga tidak perlu disuntikkan lagi," ungkap Prof David Lefer dari Emory University yang melakukan penelitian itu seperti dikutip dari Dailymail, Minggu (20/11/2011).

Percobaan yang dilakukan Prof Lefer memang masih terbatas pada tikus, namun hasilnya cukup menjanjikan. Sebagai simulasi serangan jantung, tikus-tikus itu diberi penyumbatan pembuluh darah selama kurang lebih 45 menit lalu diberi obat berisi dialilsulfat.

Dibandingkan tikus yang hanya disumbat pembuluh darahnya tanpa diberi obat apapun, tikus-tikus yang mendapat dialilsulfat lebih sedikit mengalami kerusakan sel-sel jantung. Tingkat kerusakan selama pembuluh darahnya tersumbat bisa dikurangi hingga 61 persen.

http://1.bp.blogspot.com/-ozNQ2KiKYk4/TsjvtYH3ysI/AAAAAAAAArY/CbekYm_YJPQ/s1600/bawang+putih.jpg
Secara alami, gas hidrogen sulfida juga diproduksi sendiri oleh tubuh dan dalam kadar yang cukup sangat berguna mencegah radang atau inflamasi pada sel-sel jantung. Namun pada jumlah yang berlebihan, gas ini juga bisa berakibat fatal yakni menyebabkan kematian.
Dikutip dari
Edisi Sabtu, 14 Januari 2012
Adakah Pengaruh Kanker Payudara dan Kebiasaan Pakai Bra Kawat???

Wanita banyak yang menggunakan bra kawat karena bisa menyangga payudara lebih kuat. Namun belakangan muncul kekhawatiran penggunaan bra kawat tiap hari bisa menghalangi aliran kelenjar getah bening yang memicu kanker payudara."Jawaban singkatnya adalah tidak dan mitos tersebut tidak benar," ujar Dr Ted Gansler, direktur medis untuk American Cancer Society, seperti dikutip dari New York Times, Kamis (18/2/2010).
Banyak yang percaya bra kawat bisa menekan sistem kelenjar getah bening payudara yang mengakibatkan akumulasi racun di dalam tubuh sehingga dapat menyebabkan kanker payudara. 

"Tidak ada bukti terpercaya yang dimuat dalam jurnal ilmiah yang menunjukkan
penggunaan bra mencegah keluarnya racun dengan menghalangi aliran kelenjar getah bening. Hal ini tidak sesuai dengan konsep ilmiah mengenai bagaimana kanker payudara berkembang," ujar Dr Gansler. Dr Gansler dan tim membandingkan data National Cancer Institute terhadap risiko kanker payudara pada perempuan yang dirawat akibat melanoma (kanker kulit) yang telah dihapus beberapa kelenjar getah bening di ketiaknya dengan perempuan yang tidak. Operasi yang dilakukan untuk menghambat drainase getah bening dari jaringan payudara.
Hasilnya didapatkan tidak ada angka peningkatan kanker payudara pada perempuan yang melakukan operasi tersebut. Hasil penelitian ini menunjukkan pengunaan bra kawat yang diduga dapat menekan sistem getah bening dan menyebabkan kanker payudara tidaklah benar. 
Kanker PayudaraFakta lain menunjukkan tidak adanya penurunan diagnosa kanker payudara di tahun 1960-an, karena pada tahun tersebut sebagian besar kaum perempuan pergi tanpa menggunakan bra jadi seharusnya kejadian kanker payudara menurun tapi yang terjadi tidak demikian.  Fakta yang didapat tak ada kaitannya antara menggunakan bra dengan kanker payudara, tapi pola hidup dan pola makanlah yang lebih banyak menjadi penyebab seseorang terdiagnosis kanker payudara.
Dikutip dari
Edisi Jumat, 15 Maret 2013

Serba Serbi TBC Tulang Pada Anak
TBC tulang adalah penyakit yang disebabkan oleh virus mycobacterium tuberculosa. Virus yang umumnya menyerang bagian tubuh paru – paru ini juga dapat menyerang bagian tubuh lainnya seprti tulang, selaput otak (meningitis), kulit dan organ lainnya. Penyebaran virus ini adalah lewat udara dan masuk melalui saluran pernapasan.
Masa inkubasi virus ini tergolong lama bahkan dapat bertahan dalam tubuh selama bertahun-tahun dan aktivitasnya tergantung daya tahan tubuh. Ada imunisasi yang dapat mencegah terjangkitnya TBC tulang. TBC tulang dapat menyerang semua orang bahkan hingga anak-anak. Pada anak-anak akibat dari terjangkit virus ini mengganggu pertumbuhan anak bahkan dapat menyebabkan kecacatan.
Gejala awal dari penyakit ini bermula dengan adanya rasa pegal-pegal, mudah lelah, sendi terasa sakit bila digerakkan, berkeringat dimalam hari, nafsu makan berkurang, kadang demam ringan.
http://artikelkesehatananak.com/wp-content/uploads/2013/03/rontgent-TBC-tulang-200x200.jpgUntuk mendeteksi penyakit ini dapat dilakukan dengan pemeriksaan radiologi melalui photo toraks PA. Mengapa demikian ? Karena TBC tulang 80% disebabkan oleh virus TBC dari paru-paru. Langkah berikutnya jika memang ada diagnosa terserang pada tulang, maka diteruskan dengan melakukan photo pada tulang hingga MRI dan CT Scan.
Tahap pengobatan TBC tulang ada dua tahap. Tahap pertama bertujuan untuk membunuh sebagian besar koloni kuman mycobacterium tuberculosa. Tahap kedua, pengobatan bertujuan untuk mencegah kambuhnya penyakit yang sama.

No comments:

Post a Comment